Di kalangan penggemar IT, khususnya yang sedang mengembangkan situs web, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah hosting. Anda juga pasti pernah mendengar control panel hosting. Control Panel menjadi layanan control panel paling populer karena tampilannya yang sederhana. Lalu apa sih yang dimaksud dengan Control Panel?
Pengertian Control Panel
Control panel adalah program atau perangkat lunak yang disediakan oleh penyedia web hosting untuk kemudahan dalam hal operasional, mengatur, menjalankan, dan mengelola berbagai fasilitas yang ada di web hosting. Maka, dengan adanya control panel hosting ini, pemilik website dan penyedia web hosting dapat melakukan pengaturan untuk segala aktivitas yang terkait dengan domain, website, dan web hosting.
Ada beberapa jenis control panel hosting yang tersedia secara online dan semuanya itu menawarkan fitur-fitur serta desain layanan yang berbeda-beda, seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin, dan banyak jenis control panel hosting yang lainnya.
Cara Kerja Control Panel
Fungsi Control Panel
- Mendaftarkan dan mengatur domain
- Pengelolaan Email
Konfigurasi Control Panel
- Oracle VM VirtualBox => Download disini
- ISO File Debian 9.7.0 => Download disini
- Tambahkan iso debian yang sudah didownload ke dalam VirtualBox, atur network adapter
- Atur alamat IP untuk interface enp0s3 disesuaikan dengan alamat IP pada komputer/laptop yang kita gunakan dan untuk interface enp0s8 diubah sesuai dengan keinginan, alamat IP yang saya gunakan sebagai berikut;
- enp0s3 : 192.168.0.232/24
- enp0s8 : 32.32.32.1/24
- Tambahkan repositori lokal debian 9 pada menu nano /etc/apt/source.list
- Setelah menambahkan repositori, lakukan upgrade pada paket sistem dengan perintah apt upgrade
- Pilih boot device /dev/sda (VBOX HARDDISK), lalu pilih keep the local version currently installed
- Install repositori ajenti dengan perintah wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | apt-key add -
- Tambahkan repositori ajenti yang sudah diinstall dengan perintah echo http://repo.ajenti.org/debian main main debian" | tee -a /etc/apt/source.list
- Sesudah itu, lakukan update pada paket sistem dengan perintah apt update, kemudian tunggu hingga proses update selesai
- Install paket layanan dari Ajenti dengan perintah apt-get install ajenti, kemudian tunggu hingga proses instalasi selesai
- Setelah install paket ajenti, masuk ke menu konfigurasi nano /usr/share/pyshared/socketio/transports.py, ubah 3600 pada baris "Access-Control-Max-Age", berikan tanda kutip didepan dan dibelakang
- Lalu lakukan hal yang sama pada menu konfigurasi nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py
- Atur port pada menu konfigurasi nano /etc/ajenti/config.json
- Restart paket dari ajenti dengan perintah /etc/init.d/ajenti restart
- Jika semua konfigurasi sudah dilakukan, atur alamat IP dari perangkat komputer/laptop kita pada Adapter Host-Only disesuaikan dengan enp0s8 pada server debian
- Buka web browser pada Client, masukkan alamat IP yang sudah didaftarkan di server dengan menyertakan port layanannya yaitu 192.168.0.232:8080
- Jika ingin dapat melihat lalu lintas pada pengiriman data nantinya, dapat dengan menambahkan widget pada dashboard web ajenti
- Lalu akan tampil keceptan dari transfer data yang nantinya akan dilakukan
- Pada menu Plugins, kita juga dapat melihat layanan yang sudah terinstall dan yang belum terinstall



















Komentar
Posting Komentar