Langsung ke konten utama

Menambahkan Layanan DNS Server Pada Virtual Private Server (4/4)

Tidak lengkap rasanya apabila dalam membangun sebuah server jaringan, tidak menyertakan DNS Server di dalamnya. Maka kali ini kita akan membahas cara membangun DNS Server pada Ubuntu 20.04 menggunakan layanan Bind9. 

Beralih dari jenis dan layanan dari DNS Server, beberapa diantara kita mungkin masih bingung tentang fungsi dan kegunaan DNS Server, berikut fungsi dari DNS Server:

  • Meminta informasi IP Address sebuah website berdasarkan nama domain;
  • Meminta informasi URL sebuah website berdasarkan IP Address yang dimasukkan. 
Berikut tata cara menambahkan layanan Bind9 dengan menggunakan fitur OpenVZ pada server Proxmox: 
  • Pada melakukan konfigurasi penambahan layanan Bind9 pada server Proxmox, kita akan menggunakan topologi seperti gambar dibawah dengan ketentuan: 
        1) Domain : akukece.com
        2) IP Server : 192.168.43.40/24
        3) Layanan : Bind9 



  • Tambahkan Container baru dengan klik menu Create CT pada pojok kanan atas menu dashboard server Proxmox. Selanjutnya beri Hostname untuk server DNS yang akan kita buat dan juga berikan password untuk login ke dalam server DNS yang akan kita tambahkan nanti 

  • Pada menu Template, pilih template yang akan kita gunakan sebagai DNS server kita, disini saya menggunakan template dari Ubuntu Server 20.04 untuk dijadikan sebagai sever DNS 

  • Pada menu Root Disk, tentukan storage yang akan digunakan untuk menyimpan file kaonfigurasi dari DNS server yang akan digunakan dan tentukan besar penyimpanan untuk server DNS

  • Dikarenakan server DNS tidak membutuhkan terlalu banyak Core pada CPU nya, maka pilih Core untuk CPU tidak perlu terlalu besar, bisa mengikuti dengan defaultnya  

  • Untuk memory, sesuaikan dengan kapasitas memory pada storage Proxmox server yang kita gunakan 

  • Pada menu Network, tentukan IP Address yang akan kita gunakan pada server DNS yang juga nanti digunakan sebagai Domain Name Server pada DNS server, berikan IP Address sesuai dengan ketentuan pada topologi diawal yaitu, 192.168.43.40/24 dengan gateway 192.168.43.1

  • Pada menu DNS, masukkan DNS google dan Domain yang akan digunakan pada server DNS yang akan kita buat 

  • Lakukan cek kembali pada konfigurasi yang sudah kita lakukan sebelumnya, pastikan sudah sesuai dengan konfigurasi yang sudah kita buat sebelumnya, jika masih terdapat kesalahan pada konfigurasinya, bisa pilih Back ke bagian yang dirasa terdapat kesalahan, namun jika dirasa sudah sesuai maka bisa pilih Finish 

  • Pastikan hasil Creat CT yang sudah dikonfigurasi sebelumnya sudah berstatus OK

  • Untuk memulai server DNS yang sudah kita konfigurasi sebelumnya, pilih menu Start lalu akan tampil menu awal dari Ubuntu server pada bagian Console 

  • Masuk ke dalam server DNS menggunakan akun root dengan password sesuai dengan password yang sudah dibuat sebelumnya 

  • Jika sudah berhsail masuk ke dalam server DNS, langkah pertama sebelum memulai mengonfigurasi Bind9, lakukan update pada sistem dengan menjalankan perintah apt update

  • Setelah meng update sistem dari server, selanjutnya lakukan install pada paket DNS yaitu Bind9 kemudian pilih Y untuk melanjutkan install 

  • Setelah paket Bind9 sudah terinstall, masuk ke dalam direktori dari bind yaitu pada direktori /etc/bind

  • Pada menu bind, didalamnya terdapat file konfiugurasi dari layanan bind yaitu db.local dan db.127, dimana kali ini kita akan menyalin kedua file tersebut dengan nama sesuai dengan keinginan disini saya mengubah nama kedua file tersebut menjadi db.local=akukece, db.127=ip, hal ini dilakukan dengan tujuan agar ketikan terdapat kesalahan pad akonfigurasi dan agar tidak memberatkan kita dengan harus menginstall ulang paketnya, yaitu dengan salin file yang asli yaitu db.local 

  • Setelah itu, masuk ke menu konfigurasi layanan bind yaitu file named.conf.local, disini kita akan menambahkan script dengan ketentuan seperti berikut:
            zone "akukece.com"{  ==> masukkan nama domain dari layanan DNS server 
            type master; 
            file "/etc/bind/akukece";  ==> lokasi penyimpanan dari file akukece.com
            };

            zone "43.168.192.in-addr.arpa"{ ==> IP Server yang dimasukkan secara dibalik 
            type master;
            file "/etc/bind/ip"; ==> lokasi penyimpanan dari file IP Server
            };


  • selanjutnya, masuk ke dalam menu konfigurasi bind9 yaitu nano named.conf.options, masukkan gateway dari IP pada interface eth1 yang terdapat pada server 
 
  • Masuk ke dalam menu konfigurasi dari bind9 yang sebelumnya sudah kita salin dengan nama sesuai dengan keinginan yaitu nano db.local, tambahkan domain name dan DNS yang ingin didaftarkan sebagai IP untuk server DNS 

  • Kemudian masuk ke dalam menu konfigurasi dari nano db.127 atau dengan file yang sebelumnya sudah disalin, pada menu db.127, masukkan nama domain dari server DNS yang akan dibuat 

  • Tambahkan IP dari server yang akan digunakan sebagai IP untuk DNS server, nama domain yang ingin dijadikan domain name untuk server DNS, dan juga masukkan DNS dari google yaitu 8.8.8.8 pada menu nano /etc/resolv.conf

  • Setelah melakukan beberapa konfigurasi untuk DNS server, maka agar konfigurasi yang sudah dilakukan dapat diterapkan pada server maka lakukan restart pada layanan dari DNS server yaitu Bind9 dengan perintah systemctl restart bind9.service dan untuk melakukan pengecekkan pada status dari layanan bind9 bisa menggunakan perintah systemctl status bind9.service

  • Setelah merestart layanan dari bind9 maka untuk uji cobanya bisa dengan melakukan ping nama domain dari DNS server yang sudah didaftarkan sebelumnya dan jika dilakukan nslookup pada nama domainnya akan terlihat IP Address server yang sudah didaftarkan juga pada konfigurasi sebelumnya 

  • Untuk dapat mengetahui informasi seputar DNS yang sudah kita buat, bisa dengan memasukkan perintah dig nama domain maka akan tampil informasi seputar DNS yang sudah dibuat 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keamanan Jaringan Mengguanakan NMAP

Pengertian NMAP NMAP adalah singkatan dari Network Mapper yang merupakan sebuah tool atau alat yang bersifat open source. Alat ini hanya digunakan secara khusus untuk eksplorasi jaringan serta melakukan audit terhadap keamanan dari jaringan. Saat ini, NMAP dapat digunakan secara gratis pada semua platform seperti Microsoft Windows, Linux(Semua Distro), Mac OS X, FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Sun Solaris, Amiga, HP-UX, dan banyak lainnya. Selain itu, tools ini juga hadir dengan berbagai macam fitur yang membuatnya semakin canggih. Fungsi NMAP Di bawah ini saya akan menjelaskan kepada kalian tentang beberapa fungsi yang dimiliki oleh NMAP, diantaranya:      1.  Melakukan scanning pada port jaringan NMAP berfungsi untuk  melakukan scanning dan melihat port yang terbuka secara terperinci pada host target.NMAP berfungsi untuk  melakukan scanning dan melihat port yang terbuka secara terperinci pada host target     2. Mendeteksi OS dan versi pada host Memeri...

Administrasi Sistem Jaringan

Perintah Dasar Linux Debian 9  Untuk dapat melakukan konfigurasi pada sistem operasi, dibutuhkan yang namanya perintah - perintah dasar agar sebuah sistem operasi dapat terkonfigurasi. Berikut beberapa perintah dasar yang wajib diketahui untuk para administrator jaringan untuk melakukan konfiurasi dasar pada sistem operasi Linux Debian 9 : hostname ,  berfungsi untuk merubah nama host pada pc atau perangkat jaringan lainnya help , berfungsi sebagai bantuin untuk menampilkan perintah-perintah apa saja yang bisa dilakukan sehingga ketika kita lupa kita bisa menggunakan perintah ini exit , berfungsi untuk keluar dari super user ke user biasa su (sudo), berfungsi untuk masuk ke root atau super user mkdir , berfungsi untuk membuat folder baru. ls, berfungsi untuk melihat daftar file & folder yang ada pada direktori saat itu cd , berfungsi untuk masuk ke dalam direktori atau folder. Misal, saya ingin masuk ke folder latihan, maka perintahnya " cd latihan" rmdir , berfungsi un...

Domain Name Server (DNS Server)

BIND9  atau Berkeley Internet Name Domain Versi 9 adalah salah satu software yang biasa digunakan untuk membuat, membangun dan mengatur sebuah DNS (Domain Name Server) pada sistem operasi Linux Berikut, cara mengkonfigurasi DNS menggunakan sistem bind9:  1.    Install file sistem DNS, apt install bind9 2.    Masuk ke directory cd/etc/bind/ 3.    Masuk ke menu config nano.conf.local , masukkan domain dan IP Gateway pada eth1  4.    Masuk ke nano named.conf.options , ubah forwardes menjadi IP Gateway eth1  5.    Copy file db.local = ridwan dan db.127 = 232 6.    Masuk ke nano ridwan , masukkan IP eth1 dan domain name pada baris yang dikotak 7.    Masuk ke nano 232 , masukkan domain name dan ubah TTL menjadi 232 8.    Masuk ke nano /etc/resolv.conf tambahkan search dan masukkan domain serta IP eth1 9.    Lakukan install dnsutils, apt intall dnsutils 10.    Masukkan per...